MANAJEMEN RISIKO · PANDUAN VISUAL

Stop Loss (SL)

Lindungi modal trading Anda

Trading bukan berarti menghindari setiap kerugian.
Yang penting adalah mengendalikan kerugian yang Anda rencanakan saat perkiraan Anda salah.

Stop loss adalah instruksi untuk menutup transaksi jika harga mencapai level yang Anda pilih. Ini membantu Anda mengelola risiko dan menjaga modal untuk keputusan berikutnya.

Lihat cara kerja SL

Harga stop adalah pemicu, bukan harga eksekusi yang dijamin.

RENCANA RISIKO ANDA

Contoh akun

$1,000 USD
Ilustrasi risiko per transaksi2%
Kerugian maksimum yang direncanakan$20

Ini contoh, bukan rekomendasi risiko yang berlaku untuk semua orang.
Kerugian aktual dapat melebihi rencana.

  • Lindungi modal
  • Rencanakan sebelum masuk
  • Sesuaikan ukuran posisi dengan risiko

Apa itu stop loss?

Stop loss (SL) menetapkan level harga tempat Anda ingin transaksi yang merugi ditutup secara otomatis. Untuk transaksi BUY (beli), level itu berada di bawah harga masuk.

Dengan akun senilai $1,000 dan rencana risiko 2% , kerugian maksimum yang direncanakan adalah $20. Ukuran posisi dan jarak ke stop bersama-sama menentukan jumlah tersebut.

Pergerakan pasar yang cepat atau gap harga dapat menyebabkan eksekusi melewati stop Anda. Biaya dan ongkos trading lainnya juga memengaruhi hasil akhir.

BUY: stop di bawah harga masuk. Hanya diagram, bukan data pasar.
Kerugian maksimum yang direncanakan$20

Berapa risiko yang sebaiknya diambil per transaksi?

Tidak ada satu persentase yang cocok untuk semua orang. Risiko yang lebih besar mengurangi lebih banyak dana dari akun yang sama setiap kali transaksi merugi.

Baik 2% maupun angka lainnya tidak menjamin keamanan. Bandingkan kemampuan Anda menanggung beberapa kerugian, bukan hanya satu kali.

Satu kerugian yang direncanakan · Saldo awal $1,000
Akun
berisiko
Kerugian
terencana
Saldo
setelah rugi
2%$20$980
3%$30$970
5%$50$950
7%$70$930
10%$100$900

Jumlah ilustratif sebelum biaya, dengan asumsi kerugian yang direncanakan benar-benar terjadi.

Geser SL untuk melindungi keuntungan

OK
Ilustrasi transaksi BUY · Harga masuk berada di dekat garis impas. Hanya diagram, bukan data pasar.

Saat harga bergerak sesuai harapan, Anda dapat menggeser stop loss ke arah yang lebih menguntungkan untuk mengurangi risiko atau melindungi keuntungan.

  1. SL 1 · Risiko awalStop awal berada di bawah harga masuk BUY Anda.
  2. SL 2 · Area impasStop di dekat harga masuk mengurangi kerugian harga yang direncanakan.
  3. SL 3 · Keuntungan terlindungiStop di atas harga masuk bertujuan mempertahankan sebagian keuntungan.

*Impas dan perlindungan keuntungan adalah hasil yang direncanakan, bukan jaminan. Biaya, gap harga, dan slippage dapat mengubah hasil aktual.

Jangan menjauhkan SL untuk menghindari kerugian

NG

Menjauhkan stop loss setelah pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda akan menambah uang yang berisiko jika ukuran posisi tetap sama.

Jangan menambah risiko hanya karena berharap pasar akan berbalik.

RENCANA YANG TERUS DIPERLEBAR

Rencana awal$20
Dijauhkan$30
Dijauhkan lagi$50

→ Kerugian lebih besar

Transaksinya tidak berubah. Risiko Anda bertambah.

Contoh BUY dan SELL

Arahnya berubah. Kebutuhan akan rencana kerugian tetap sama.

BUY SL di bawah harga masuk

BUY: stop di bawah harga masuk. Hanya diagram, bukan data pasar.

SELL SL di atas harga masuk

SELL: stop di atas harga masuk. Hanya diagram, bukan data pasar.

Apa yang terjadi setelah kerugian berulang?

Mulai dengan $1,000. Setelah setiap kerugian, transaksi berikutnya mempertaruhkan persentase yang sama dari saldo tersisa.

Risiko 2%

dari saldo saat itu

  1. Awal
    $1,000
  2. 1 kerugian
    $980
  3. 3 kerugian
    ≈ $941
  4. 5 kerugian
    ≈ $904

Risiko 5%

dari saldo saat itu

  1. Awal
    $1,000
  2. 1 kerugian
    $950
  3. 3 kerugian
    ≈ $857
  4. 5 kerugian
    ≈ $774

Risiko 10%

dari saldo saat itu

  1. Awal
    $1,000
  2. 1 kerugian
    $900
  3. 3 kerugian
    $729
  4. 5 kerugian
    ≈ $590

Saldo dibulatkan ke dolar terdekat: $1,000 × (1 − tingkat risiko)jumlah kerugian. Diasumsikan setiap kerugian yang direncanakan terjadi; tidak termasuk biaya, slippage, setoran, dan penarikan.

Risiko lebih besar bukan hanya menimbulkan kerugian tunggal yang lebih besar. Risiko itu juga membuat pemulihan dari rentetan kerugian jauh lebih sulit.

SL dan ukuran posisi

Risiko akun bukan persentase untuk ditempatkan pada grafik harga.

Pertama, tentukan di mana ide transaksi tidak lagi berlaku. Lalu sesuaikan ukuran posisi agar uang yang berisiko sesuai dengan batas yang Anda pilih.

Stop yang lebih ketat dapat lebih mudah tersentuh oleh pergerakan harga biasa. Jangan memaksakan stop yang sempit hanya untuk mengambil posisi lebih besar.

Untuk risiko dolar terencana yang sama

Jarak SL lebarPosisi lebih kecil
Jarak SL sempitPosisi berpotensi lebih besar

Periksa nilai kontrak instrumen, aturan eksekusi, dan biaya sebelum melakukan transaksi.

Aturan SL sederhana

  1. Tetapkan kerugian maksimum yang direncanakan sebelum masuk.
  2. Ketahui berapa banyak dana akun yang berisiko.
  3. Tempatkan SL di level yang membuat ide transaksi tidak lagi berlaku.
  4. Sesuaikan ukuran posisi dengan rencana risiko.
  5. Geser SL ke arah yang lebih menguntungkan hanya jika perlindungan membaik.
  6. Jangan menjauhkan SL hanya untuk menghindari menerima kerugian.
  7. Pahami dampak kerugian berulang terhadap saldo Anda.

INGAT HAL INI

Lindungi modal dahulu.
Trading kemudian.

  • Anda tidak dapat mengendalikan arah pasar. Anda dapat menentukan berapa besar risiko yang bersedia Anda tanggung saat perkiraan Anda salah.
  • Stop loss membantu mengubah keputusan itu menjadi aturan trading yang jelas. Kerugian yang lebih kecil hari ini dapat menyisakan lebih banyak peluang untuk esok.
Tinjau kembali tujuh aturan